SEO

5 Cara Optimasi SEO On Page

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai Apa itu SEO, dan didalam artikel tersebut saya menjelaskan mengenai Jenis-Jenis SEO. Sekarang, saya akan membahas salah satu jenis SEO yang wajib dioptimasi, yaitu SEO On Page.

SEO On Page merupakan salah satu teknik SEO yang dilakukan melalui situs itu sendiri dalam segala aspeknya. Sehingga, SEO On Page adalah kewajiban pertama yang harus kamu lakukan dalam mengoptimasi situs kamu terhadap mesin pencari.

Jika sebelumnya kita membahas mengenai SEO Off Page juga, maka teknik tersebut akan dilakukan setelah kamu selesai mengoptimasi On Pagenya. Lalu bagaimana Cara Mengoptimasi SEO On Page?

Panduan Optimasi SEO On Page

seo on page

1. Optimasi Keyword

optimasi keyword

Kata kunci merupakan hal pertama yang wajib dioptimasi pada sebuah konten, sebab kata kunci adalah salah satu cara optimasi SEO yang dapat meningkatkan peringkat situs kamu dalam SERP.

Penggunaan kata kunci yang tepat dan berkemungkinan dicari oleh pengguna bisa membuat situs kamu lebih sering ditemukan oleh pengguna search engine. Sebagai contoh saat seseorang mencari “Cara Optimasi SEO” mereka akan menemukan situs kevinkusuma.com.

Kemudian saat orang tersebut mencari “Optimasi SEO On Page”, mereka juga memiliki kemungkinan untuk bertemu kembali dengan situs kevinkusuma.com. Hal ini disebabkan karena kata kunci yang saya gunakan mencakup dua kata kunci tersebut.

Kata kunci yang bisa mencakup beberapa kata kunci lain, sering disebut sebagai Long Tail Keyword (LSI). Contoh lain dari penggabungannya adalah “Pengertian SEO” dan “Manfaat SEO” yang apabila menerapkan LSI akan menjadi “Pengertian SEO dan Manfaatnya”.

Baca juga :  Apa itu SEO ? Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

Selain dapat dioptimasi untuk kepentingan SEO, kata kunci juga bisa digunakan untuk meningkatkan CPC Adsense. Ini sangat berguna apabila kamu adalah publisher Google AdsenseĀ  yang sedang mencoba meningkatkan penghasilan kamu.

Banyak sekali tools gratis seperti Ubbersuggest yang bisa kamu gunakan untuk mengoptimasi kata kunci. Disana kamu dapat melihat trend, volume, paid difficulty serta seo difficulty yang tentu saja sangat berguna untuk pemilihan kata kunci pada konten kamu.

Terdapat juga fitur yang dapat menyesuaikan kata kunci berdasarkan negara, sehingga targeting geo kamu akan sangat jelas apabila menggunakan tools ini.

2. Optimasi Konten

optimasi konten

Pakar SEO meyakini, jika sejak dulu hingga saat ini kualitas konten merupakan hal yang paling wajib dioptimasi selain kata kunci. Bahkan mungkin, kata kunci berada akan berada di peringkat kedua jika mengingat pentingnya kualitas konten dalam sebuah situs.

Situs yang baik di mata Google, tentu saja adalah situs yang memiliki konten yang berkualitas. Konten sendiri dapat dikatakan berkualitas apabila konten tersebut memang memiliki originalitas, terstruktur dengan baik serta memberikan manfaat bagi pembacanya.

Jangankan di mata mesin pencari, pembaca pun dapat berkemungkinan untuk berkontribusi dalam mereferensikan situs kamu ke orang lain apabila konten yang kamu buat bermanfaat. Tentu saja hal tersebut dapat meningkatkan traffik ke situs kamu, dan membangun brand awareness secara cuma-cuma.

Hal ini pun sangat terbukti jika kita melihat Page One pada mesin pencari biasanya berasal dari situs-situs besar yang terkenal memberi manfaat bagi pembacanya. Dan konten yang mereka buat pun memang terstruktur dengan rapih, seperti pada penggunaan heading serta tanda baca lainnya.

Banyak sekali orang yang meyakini jika artikel harus lebih dari 300 kata, ataupun lebih dari 500 kata. Hal tersebut tidaklah salah, namun tidak sepenuhnya benar. Kamu tidak perlu terlalu memikirkan panjang dari sebuah artikel.

Baca juga :  Pengertian SEO dan Manfaatnya

Sebab, artikel yang panjang memang biasanya menjabarkan informasi secara lengkap dan mendetail dibandingkan artikel yang pendek. Namun, jika artikel yang pendek bersifat padat, singkat dan jelas tentu saja hal tersebut lebih menarik jika dibandingkan artikel yang berisi basa-basi.

3. Setting Permalink

permalink

Permalink merupakan sebuah url yang menuju kepada konten yang kita buat. Pada Blogger, tersedia custom permalink sehingga kita dapat menyesuaikan permalink agar optimasi SEO dapat dilakukan.

Begitu juga dengan WordPress, yang dapat dicustom permalink. Namun pada WordPress, kamu bisa mengganti permalink dengan lebih lengkap sehingga banyak pakar SEO yang lebih memilih WordPress sebagai CMS mereka.

Untuk dapat mengoptimasi permalink, kamu hanya perlu menggunakan keyword yang menjadi kata kunci utama pada konten kamu. Contohnya pada artikel ini yang memiliki keyword “Cara Optimasi SEO On Page”, saya hanya menggunakan kata optimasi-seo-on-page saja.

4. Deskripsi Penelusuran Manual

Deskripsi penelusuran merupakan deskripsi yang muncul dibawah judul konten saat kita sedang mencari sesuatu di Google. Jika kita tidak menggunakan deskripsi penelusuran, terkadang deskripsi yang muncul akan di random.

Meskipun biasanya deskripsi secara otomatis akan menampilkan paragraf pertama, namun deskripsi random yang tidak jelas sering terjadi apabila kita tidak melakukan pengaturan manual. Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan optimasi deskripsi penelusuran secara manual.

Untuk dapat melakukan ini, pada CMS Blogger kamu perlu mengaktifkan deskripsi penelusuran terlebih dahulu. Sedangkan pada CMS WordPress, biasanya tersedia apabila kamu menginstall plugin SEO seperti Yoast SEO.

Optimasinya sangat mudah, kamu hanya perlu memasukan keyword yang kamu incar pada deskripsi dan membuat calon pengunjung tertarik untuk mengunjungi situs kamu.

4. Menggunakan Internal & Eksternal Link

link

Sesuai dengan namanya, internal yang berarti didalam dan eksternal berarti diluar. Internal link adalah konten terkait lain yang berada dalam situs kamu, sedangkan eksternal link adalah konten/situs terkait yang berada di situs orang lain.

Baca juga :  Manfaat SEO Untuk Bisnis Yang Tidak Disangka

Internal & eksternal link merupakan salah satu hal yang dapat mendukung kualitas konten yang kamu buat. Namun, hal itu berlaku apabila link tersebut memang mereferensikan situs atau konten yang terkait dengan artikel yang kamu buat.

Sebagai contoh apabila saya sedang membuat artikel mengenai Apa itu SEO? Kemudian didalamnya membahas mengenai SEO On Page. Maka, saya akan menambahkan internal link ke konten SEO On Page karena memang situs saya memiliki konten tersebut.

5. Menggunakan Template yang Berkualitas

Template adalah tampilan atau tema yang akan menampilkan seluruh struktur dan warna pada situs kamu. Banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan atau membuat template dengan menarik, namun banyak juga yang meninggalkan kualitas dari template tersebut.

Sebenarnya, Google sendiri tidak terlalu memperhatikan tampilan dari template yang kamu gunakan. Google hanya menilai kualitas dari template situs kamu, seperti pada struktur template dan kemudahan penggunaanya.

Selain itu, banyak sekali pakar SEO yang meyakini jika Google menyukai template yang ringan, SEO Friendly dan Responsive. Mereka yakin jika hal tersebut dapat meningkatkan SERP situs mereka apabila menggunakan template dengan fitur-fitur tersebut.

Namun saat ini, terdapat juga fitur baru yang diyakini dapat membantu peningkatan SERP karena memang hal tersebut dibuat oleh Google. Fitur tersebut dinamakan Accelerated Mobile Pages (AMP).

AMP merupakan teknologi perangkat lunak yang memungkinkan sebuah situs untuk diakses lebih cepat apabila menggunakan perangkat mobile. Sehingga, situs kamu bisa diakses kurang lebih hanya dalam 1 detik saja.

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close